Thursday, September 25, 2014

Tarantula untuk Pemula

Masih bingung kah untuk memilih jenis Tarantula yang Ideal untuk Pemula? Cukup banyak pilihan untuk pemula.. apalagi sekarang udah banyak jenis jenis yang bisa dibilang cukup Rare udah masuk ke pasaran Indonesia.

Brachypelma
Untuk jenis ini, cukup & sangat umum di hobby ini. Ya memang untuk jenis ini menurut saya sangat indah & mencolok dari. Paduan warna orange, hitam ditambah ring berwarna putih pada bagian kaki yang cukup mencolok dari Brachypelma Smithi. Tempramennya pun menurut saya tergolong lambat & low venom. Salah satu koleksi saya Brachypelma Emilia enggan untuk bergerak. Tetapi sangat aktif jika merespon gerakan mangsanya.. kekurangan Brachypelma terkenal dari lambatnya pertumbuhan mereka. Ada beberapa jenis juga yang pertumbuhannya cukup cepat. Seperti Albopilosum & Vagans


Grammostola
Dari Grammostola sendiri pun ukurannya juga banyak yang besar besar. Jadi kalo suka yang ukurannya cukup besar bisa pilih jenis ini. Ga kalah indah untuk corak dari Brachypelma, salah satu primadona dari Grammostola mungkin Pulchra. Si hitam manis yang lumayan besar juga hehe


Aphonopelma Untuk jenis ini saya kurang banyak infonya.. yang jelas masih Rare di Indonesia. Kurang lebih hampir sama seperti brachypelma. Ada beberapa jenis dari mereka pun coraknya sama tetapi hanya perbedaan warnanya saja. Seperti Brachypelma Boehmei dengan Aphonopelma Bicoloratum.
Avicularia
Nah jika Anda suka yang jenis Arboreal atau pemanjat. Jenis ini cukup bagus & larinya tidak begitu cepat. Yang paling menonjol dari Jenis ini yaitu Avicularia Versicolor. Paduan warna ungu kemerahan & bulu yang tebal menjadi Primadona setiap Keeper Tarantula.

 Lasiodora
Masuk ke beberapa yang terbesar. Mampu ke 22cm, yaitu Lasiodora Parahybana. Dan Lasiodora Difficilis hanya mampu sampai 16cman. Parahybana mampu bertelur hingga 1000 telur lebih dalam kantung telur.
Nhandu
Cukup menarik dari jenis ini adalah Nhandu Chromaratus. Memiliki bulu merah cerah pada Abdomen & corak kaki seperti tulang yang menawan. Dan ukurannya pun lumayan besar..  tak jarang juga banyak yang bilang jenis ini lumayan defensive.
 Acanthoscurria
Salah satu Favorit saya hehe.. (skip) memiliki ukuran yang cukup besar diatas 20cm. pola makan yang sangat rakus, pertumbuhannya pun sangat cepat. Jadi cocok untuk starter karena tidak akan bosan dengan jenis ini. Hati hati bila member makan jenis ini.. karena apapun yang masuk ke enclosure mereka, akan menganggap itu adalah mangsa. Jadi jangan iseng menyentuh langsung jenis ini dengan tangan anda.

 Chromatopelma Cyaneopubescens
Memiliki paduan warna yang sangat cantik, Biru pada kaki, bulu bulu orange di Abdomen & kerapas yang hijau metallic. Tidak rewel untuk perawatan, masih slingnya pun sangat amat cantik.. pada saat sling corak pada Abdomennya ada yang menyerupai bentuk Love.  Heavy Webber, pokoknya recommended banget untuk jenis ini.

Sunday, September 21, 2014

The poisonous green snake bite (trimeresurus albolabris)

Luka lebam memerah 1 hari setelah di gigit ular hijau ekor merah (trimeresurus albolabris)
korban seorang pencari rumput/ gembala sapi.
keluhan: Rasa kesemutan di sekitar gigitan ular, menjalar naik ke paha.
Rasa kaku, nyeri, pusing, mual dsb.

Saturday, September 20, 2014

Hal yang perlu di perhatikan ketika baru membeli Sling Tarantula


Apa yang harus dilakukan bila baru membeli tarantula?
Hal yang seharusnya anda tau yaitu karakter & bagaimana caresheet dari jenis tersebut. Biasakan sebelum membeli pelajari caresheet dari jenis yang ingin anda miliki. Caresheet dari jenis jenis yang sangat umum biasanya sangat mudah dicari di google. Lalu persiapkan kandang untuk tarantula anda. Bila anda membeli sling biasannya sang penjual akan menambahkan matrial untuk pertama kali pelihara, seperti sekantung cocopeat(substrat), tube urin(kandang untuk tarantula). Untuk tube urin biasanya ukurannya gajauh antara 2,5x5cm hingga 3x5cm. jangan lupa memberi ventilasi udara pada tutup tube urin. 1 – 5 lubang cukup. Dan sangat perlu diperhatikan ukuran lubang ventilasi, karena bila terlalu besar tarantula bisa kabur. Untuk perbandingan bisa diukur besar kerapas tarantula(bagian kepala). Jangan pernah lebih besar dari kerapas. Kalau  di sesuaikan besar perut(abdomen) itu percuma, karena abdomen sangat lentur.. mau sebesar apapun ukuran abdomen masih bisa kemungkinan kabur.
Yang perlu anda harus ketahui adalah type apa dia? Burrower, arboreal, atau terrestrial? Tanyakan pada seller untuk menghindari salah perawatan, karena bila salah caresheet bisa bikin setres lebih parahnya berujung dengan kematian. Untuk tarantula terrestrial. Lebih baik tinggi substrat disesuaikan dengan tinggi substrat burrower. Karena terrestrial masih mengikuti nalurinya untuk burrow. Hingga ukuran 5cm dia akan menjadi terrestrial seutuhnya. Bila sudah membuat kandang & menambahkan substrat untuk sling burower/terrestrial. Jangan menekan hingga substrat menjadi padat. Karena hal itu akan menjadi sia sia. Untuk burrower bisa tambahkan sedikit lubang awal untuk mereka menggali. Bisa menggunakan lidi lalu ditusuk pada substrat, tidak perlu terlalu dalam, yang penting tarantula memungkinkan untuk melanjutkan lubang tersebut, sesuai keinginan mereka. Untuk arboreal, gunakan substrat sedikit, karena mereka lebih aktif diatas dari pada di permukaan. Beri media untuk memanjat, seperti kulit kayu,cork bark, ataupun media lain yang bisa memungkinkan mereka untuk memanjat.
Apa yang dimaksut dengan burrower, terrestrial,arboreal?
Burrower = panggilan dari jenis tarantula yang hidupnya didalam tanah, mereka yang sepanjang hidupnya tinggal di dalam lubang buatan mereka sendiri.
Terrestrial = tarantula yang hidupnya hanya di permukaan. Terrestrial hanya jenis New World saja. Banyak memilih terrestrial untuk awal memelihara karena paling sering keluar dari persembunyian.
Arboreal = mereka selama hidupnya hanya tinggal diatas pohon atau kulit pohon saja.
Karena ini hanya untuk pembahasan awal pemeliharaan untuk sling, saya akan lanjutkan. Pada dasarnya, mereka yang masih sling sangat membutuhkan kelembaban yang tinggi, ada sebagian jenis juga butuh sirkulasi udara yang baik, seperti jenis Avicularia. Ada juga jenis yang dari sling pun sudah senang dengan kelembaban dibawah 40% biasanya ini untuk baboon, salah satunya Monocentropus Balfouri. Yang terpenting ialah pelajari secara terperinci tiap jenis yang ingin dipelihara. Untuk jenis jenis umum seperti Brachypelma, Grammostola, Avicularia, poecilotheria, cyriopagopus, selenocosmia, haplopelma mereka butuh kelembaban tinggi pada saat sling. Ingat kelembaban itu bukan berarti substrat becek, selalu punya alat Spray. Gunakan spray untuk membasahi substrat, tidak perlu becek. Spray juga pada bagian dinding. Bisa dilakukan antara 3 hari sekali atau seminggu sekali. Dan pemberian makan sangat diperhatikan, beri makan mereka seminggu sekali. Bila ingin sedikit cepat besar. 3 hari sekali, tapi jangan pernah memberi makan dibawah 3 hari sekali. Sesuaikan makan mereka dengan mengukur besarnya abdomen dengan porsi makannya. Biasanya pemberian makan menggunakan kaki jangkrik, potongan ulat hongkong/jerman/kandang, atau nymph kecoa ternakan. Jangan pernah coba untuk memberi makanan hasil tangkapan liar. Karena bisa saja membawa penyakit atau hama berbahaya bagi tarantula. Saya lebih prefer untuk memberi makan tarantula saya dengan jangkrik. Karena lebih mudah & gizi jauh lebih banyak dari pada ulat hongkong/jerman/kandang. Tidak harus memotong bebrapa bagian untuk diberikan ke sling anda. Cukup memotong/mencabut kaki belakang jangkrik cukup untuk mereka makan sekali. Tapi bila anda punya ternakan kecoa, seperti madagaskar atau dubia. Bisa memberi makan mereka menggunakan nymph kecoa tersebut. Karena nymph yang baru lahir sesuai dengan ukuran sling. Jadi sekalian bisa mengamati mereka secara langsung berburu mangsanya hidup hidup. Taro di tempat gelap & jauh dari predator seperti semut. Keberadaan semut sangat bahaya bagi tarantula. Gunakan kapur semut untuk mencegah masuknya semut kedalam kandang.  Hindarkan juga dari getaran getaran secara langsung, contohnya suara bas musik. Jangan pernah menggunakan racun nyamuk di sekitar kandang/ atau kamar untuk menyimpan tarantula anda. Karena dapat membunuh tarantula anda, mau bentuk foging/semprot, bakar, elektrik. Jauhkan jangkauan dari anak kecil untuk menghindari hal yang tidak di inginkan.
Tarantula anda posisi terbalik, tidak mau makan, warna sedikit memudar/gelap?
Tidak perlu cemas, karena itu hal sangat umum untuk tarantula. Pada saat ini mereka disebut Molting. Masa pergantian kulit untuk pembesaran ukuran mereka, menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang/putus. tanda apa saja yang sangat jelas ketika mereka memasuki premolt? Warna kulit cenderung memudar atau menjadi gelap, bila sling new world pada bagian abdomen Urticating hair biasanya seperti tompel. Akan lebih hitam pekat. Dan ditandai tidak mau makan. Ketika sudah memasuki ciri ciri ini. Stop mengganggu mereka, jaga kelembaban kandang & jangan memberi makan mereka. Selama premolt mereka akan berpuasa selama sebelum molt hingga 1 minggu setelah molt. Baru beri makan secara normal.
Kulit  sisa molting lebih baik diambil atau dibiarkan saja?
Tidak diambil juga tidak masalah. Biasanya mereka akan membuat web di sekitar mereka untuk alas molting ataupun menutupi daerah tempat molt mereka untuk kenyamanan & terjaga. Jadi bila kulit tersebut terjebak diantara web mereka lebih baik tidak perlu diambil. Apalagi untuk jenis burrower. Mereka molting sangat jarang  akan mengeluarkan kulit mereka ke permukaan. Jadi lebih baik di biarkan saja.
Di dalam kandang tarantula saya banyak sekali jaringnya. Apa harus di bersihkan?
Jaring bisa disebut juga web. Beberapa jenis ada yang memang heavy webber, daerah yang sudah ada web bisanya sudah menjadi daerah teritorial mereka. Juga menandakan bahwa mereka sangat nyaman dengan kandang mereka. Keberadaan web juga sangat penting guna untuk mendeteksi mangsa, bila ada getaran di daerah web, mereka akan mendekati sumber getaran tersebut. Jadi lebih baik jangan membersihkan, merusak web mereka.
Bingung dengan kelamin sling Tarantula anda?
Jangan pernah sekali kali menanyakan kelamin sling tarantula anda kepada si penjual. Karena akan percuma hehe.. sling tidak akan bisa keliatan kelaminnya. Butuh keahlian khusus untuk membedakan kelamin jantan dan betina. Bila sudah masuk juvenile, bisa dilihat di bagian ventral. Saya tidak akan membahas kelamin. Karena ini untuk tahapan lanjutan(Juvenile)
Kok ada kayak putih putih kecil berjalan/melompat dengan cepat di kandang sling saya?
Itu adalah kutu. Putih kecil bukan berarti kutu juga. Ada sebagian yang bahaya untuk tarantula. Dan juga jumlah mereka sangat bahaya bila sudah terlalu banyak. Mengapa mereka ada? Datang dari mana? Kelembaban yang jadi penyebab utama tumbuhnya kutu. Hal ini sangat diperhatikan, begitu pula juga dengan kebersihan kandang, jangan pernah meninggalkan sisa makanan yang sudah ditinggalkan oleh sling. Bila anda ingin bingung jam sesuai untuk waktu makan mereka, umumnya hanya 12jam. Jam 6 pagi anda meninggalkan makanan di kandang, berarti anda harus mengangkat sisa makanan tersebut jam 6 sore. Tapi pada jam terakhir masih dimakan oleh sling, biarkan hingga dia selesai sendiri memakan makanannya. Baru diambil sisa makanan tersebut. Bila ditinggal sisa makanan berhari hari. Bisa menimbulkan penyakit ataupun hama yang bisa membahayakan sling.
Sling saya kok pas diberi makan hanya menggendong gendong kaki jangkriknya ya?
Cara mereka makan seperti itu, mereka menggigit makanan & menyuntikan racun mereka. Agar bisa menghisap makanannya. Mereka akan menggigit & memegang makanan tersebut dengan taring & pedipalp(kaki terdepan yang paling pendek) mereka.
Di kandang sling saya kok ada putih putih seperti kerak, tapi bukan seperti kutu.
Setiap mereka makan pasti akan buang kotoran, karena masih sling tidak begitu banyak. Kotoran mereka berwarna putih. Bila ingin membersihkan bisa menggunakan cotton buth. Atau tissue. Tapi bila ingin membersihkan kotoran sebelum waktu spray. Dan jangan terlalu sering, karena mengganggu sling tersebut.
Apa sling boleh di mainkan atau di handle?
Saya sangat melarang keras untuk menghandle tarantula, mau itu sling,juve, atau adult sekalipun. Karena dapat membahayakan sang keeper atau tarantula itu sendiri. Bila terpaksa menghandle itu hanya untuk pada saat rehouse, mengecek kondisi & kesehatan. Dan pada dasarnya tarantula itu display pet. Hanya untuk dilihat dari keindahannya bukan seperti mamalia yang bisa kontak langsung dengan keeper. Walaupun racun tarantula tidak berbahaya untuk manusia. Tetep tidak untuk di handling. Karena ada sebagian jenis yang larinya sangat cepat. Bisa saja kaget dan melempar tarantula anda. Sangat rentan bagian abdomen, bisa pecah lalu mati. Jadi lebih baik tidak untuk di handling.
Seberapa lama ya kita mengganti kandang atau mengganti substrat?


Rehouse Enclosure biasanya 6 bulan sekali. Tapi bila kita rajin menjaga kebersihan bisa lebih lama dari itu untuk rehouse.. tapi untuk sling biasanya ga sampai 6 bulan pasti udah ganti tempat. Jadi sesuai dengan ukuran tarantulanya. Bila terlihat semakin sempit alangkah lebih baik ganti dengan yang lebih besar & gunakan substrat yang baru. Atau substrat yang lama di bersihkan dengan dibuang sisa kotoran,  direndam & disaring lalu di oven atau di sangrai.

Tips & Trick untuk pemula memelihara Tarantula

bingung ingin memulai memelihara tarantula yang sesuai dengan diri anda? ingin warna yang menarik? atau memiliki panjang rentan kaki lebih dari 20cm? tapi anda masih pemula dalam hobby Tarantula? akan saya pandu hingga anda menemukan spesies yang cocok untuk pemula sebelum pembahasan lebih lanjut.. mari kita baca pertanyaan pertanyaan umum seputar tarantula
F.A.Q
U: tarantula itu beracun ga sih?
S: semua jenis tarantula beracun, kalo ga punya racun gimana melumpuhkan mangsanya?

U: terus efek dari gigitannya itu gimana?
S: kalo efek tergantung jenisnya apa dulu.. ada yang high venom, middle, low venom. biasanya tergantung anti body kita, kondisi tubuh. perlu di ingat ya, "belom ada kasus orang meninggal karena gigitan tarantula" jika terkena low venom rasanya seperti di sengat lebah. keram otot, nyeri pada pusat gigitan. berlangsung 1 - 2 hari, lain lagi jika sudah masuk kelas middle & high venom. rasa sakit juga tergantung ukuran tarantulanya. semakin besar berarti semakin besar pula taringnya.

U: apa pemeliharaan tarantula perlu penanganan khusus?
S: sejauh ini menurut saya tidak, mereka tidak seperti mamalia. tarantula termasuk low maintenance jadi cocok sekali untuk anda yang sibuk dengan kerjaan atau aktifitas lainnya.

U: berapa hari sekali makan dan apa yang biasa tarantula makan?
S: di alam liar aslinya. tarantula cenderung sangat sulit mendapatkan makan. bisa 2 minggu sekali, seminggu sekali. normalnya seminggu sekali pemberian makan. paling cepat 3 hari sekali. dan di sesuaikan pemberian makan tidak lebih besar dari tarantula untuk menghindari power feed. makanan cukup banyak pilihan. dari yang kandungan gizinya biasa aja hingga yang tinggi. kalo dari urutannya ulat hongkong/jerman -> jangkrik -> kecoa madagaskar -> blatica dubia dari segi makanan ada kekurangan kelebihannya.. saran saya untuk tidak memberi makan tarantula kecoa madagskar yang sudah adult.. karena sangat keras tempurung kecoanya. dikhawatirkan taring tarantula bisa patah.

U: apa tarantula boleh diberi makan selain itu? seperti tikus atau katak
S: sangat tidak dianjurkan tikus mengandung sangat banyak kalsium. tarantula tidak terlalu butuh kalsium, beri pakan yang sudah umum & tidak perlu mencoba memberi makan aneh aneh, akan berdampak pada tarantula jangka waktu yang cukup lama. bisa saja saat proses molting akan gagal molting. kasus tarantula nyangkut pada kulit lamanya

U: mengapa tarantula ga boleh dikasih makanan asal seperti kecoa rumahan? di alam liar kan mereka bebas & ga tentu makanannya.
S: kekebalan tubuh tarantula yang lahir di penangkaran & alam liar pun beda, kita gatau kuman & bakteri apa saja yang hinggap di mangsanya itu. ibarat orang jajan sembarangan yang belom tentu kebersihan makanannya. lagi pula makanan jangkrik harganya murah kok, belom tentu 2 ribu abis buat 3 hari kan? beda lagi kalo koleksinya banyak..

U: media apa aja yang cocok buat tarantula?
S: bisa media apa aja, yang penting bisa menyerap kelembaban yang cukup. biasanya saya menggunakan cocopeat. kenapa harus cocopeat? selain mudah didapat, harga yang terjangkau, tidak kasar dan mudah digali untuk type burrow. (diharapkan kandungan media tidak tercampur oleh pupuk apapun karena berpengaruh ke tarantulanya sendiri)

U: jenis jenis tarantula dibediannya gimana ya?
S: ada 3 tipe, burrow, terrestrial, arboreal. new world & old world burrow adalah tarantula yang hidup didalam tanah, biasanya mereka akan membuat lubang dan menutupi lubang atau area sekitar lubang dengan jaring mereka, untuk mendeteksi pergerakan mangsa atau predator lain. terrestrial lebih cenderung berada di permukaan terkadang juga tinggal di liang jika malam mereka biasanya aktif.. arboreal mereka tipe pemanjat. paling seneng nangkring di dahan pohon. yang membedakan menjadi old world & new world daerah penemuan tarantula itu sendiri. new world berada di amerika utara sampai amerika selatan, kalo old world kebanyakan daerah asia. afrika, australia.

U: apa yang membedakan mereka old world & new world?
S: kalo dilihat dari pertahanan mereka, new world punya 'urticating hair' jika mereka merasa terganggu atau terusik. mereka akan menggaruk garrukan abdomen bagian atas mereka untuk melepaskan rambut rambut halus. perlu di ingat, rambut ini bukan rambut biasa, jika terkena kulit secara langsung akan menjadi iritasi dan berlangsung 1 - 2 hari. namun berbeda dengan old world, pertahanan mereka hanya 'menggigit' tapi jika mereka sangat terganggu dan sudah terpojok baru mereka akan mempertahankan diri. kaki depan akan dinaikkan dan memamerkan taring mereka. racun old word lebih tinggi dari new world. dan juga kecepatan jauh lebih cepat old world.




Referensi foto dari google. Letak Urticating Hair
U: aksesoris apa aja yang bisa digunakan untuk media tarantula?
S: banyak variasinya ada corkbark, kayu bakau, potongan kayu, batu batuan, arang bakar, tanaman plastik. jangan asal pemberian kayu yang berserakan di jalan atau hunting di kebun/hutan.. karena kita gatau parasit yang ada di kayu tersebut. sebelum menggunakan bisa bakar/rebus/oven kayu terlebih dahulu untuk mematikan telur kutu/kutu.

U: penanganan apa saja jika tarantula mau molting hingga selesai molting?
S: jangan sering di ganggu & sering dilihat. selama pre molt hingga molting tubuh tarantula masih lunak, jangan diberi makan dulu walaupun sudah molting, tunggu 3 hari sampai seminggu setelah molting baru coba beri makanan mati.

U: jika kaki tarantula putus apa bakal tumbuh lagi?
S: iya, ada beberapa tahapnya juga. kalo masih ukuran sling bisa 1 - 2 kali molting akan sempurna kembali. kecuali sudah masuk sub adult - adult itu memerlukan waktu yang lama & belom tentu 1 - 2 kali molting akan sempurna kembali. semakin besar ukurannya, semakin lama pertumbuhan kaki yang putus.

U: hal apa saja yang perlu diperhatikan jika ingin membuat kandang tarantula?
S: bersihkan semua media yang ingin dipakai. untuk type burrow gunakan tempat yang tidak begitu tinggi. sedang saja, dan volume media cocopeat di perbanyak tidak sampai penuh. beri lubang starter menggunakan lidi atau sumpit, tidak perlu terlalu dalam, biar tarantulanya yang akan melanjutkan lubang tersebut. untuk terrestrial, beri hiding cave sudah cukup. tempatnya tidak perlu terlalu tinggi. khusus arboreal kandang harus tinggi & media cocopeat tidak perlu banyak. tapi harus diberi dahan kayu bisa corkbark ataupun kayu bakau yang biasa digunakan untuk aquascape. 3 tipe ini juga memerlukan water dish, jika masih sling/juve bisa di spray 3 hari sekali - seminggu sekali. juve bisa di spray tergantung kelembaban tarantula itu sendiri di alam aslinya. saya biasa cocopeat jika mau dipakai untuk media tarantula. di oven dulu untuk mematikan telur kutu. jangan lupa beri ventilasi udara bisa dengan melubangi tutup kandang atau pinggiran dinding menggunakan solder diperhatikan juga ukuran lubang, jangan sampai lebih besar dari ukuran kerapasnya, karena mereka bisa kabur lewat ventilasi, abdomen pun bisa lentur walaupun besar. atau kita bisa juga menggunakan akrilik. banyak jenis kok untuk kandang tarantula, bisa dari pethome, gex, akrilik. jika tarantula anda butuh kelembaban tinggi, gunakan kandang yang ventilasi tidak terlalu banyak

contoh link di youtube ingin lihat langsung gimana cara mendekorasi kandang tarantula tiap tipenya
Burrower
Terrestrial
Arboreal

U: perawatan kandang apa saja yang perlu diperhatikan?
S: kebersihan menjadi yang utama. jika tarantula pup(seperti lempengan berwarna putih kecil) di ambil menggunakan pinset atau alat lain. dan jika tarantula selesai makan, ambil sisa makanannya, jika di kandang terlihat putih putih kecil jalan atau melompat. kalo masih bisa di ambil. atau kalo sudah banyak harap mengganti semuanya yang baru. kandang di cuci bersih tidak perlu menggunakan sabun. cocopeat ganti dengan yang baru, jika pupnya menempel di jaringnya gak masalah kalo harus di bersihkan, tarantula tidak stress tapi jangan sering juga jaringnya dirusak.

U: penanganan apa saja jika tarantula terkena kutu?
S: tidak perlu panik, ambil cotton bud & body lotion. diusahakan tarantula di handle & juga harus tenang. pelan pelan kita tempelkan pada kutu yang menempel di tarantula. mengapa kutu harus cepat dibersihkan? jika terlalu banyak kutu yang menempel pada tarantula, akan setres lalu mati. miranda saya mati karena serangan kutu. jadi anda tetap waspada jika ada kutu di dalam kandang. pemicu munculnya kutu? bisa dari makanannya dan juga kelembaban kandang mempengaruhi perkembang biakan kutu.

U: apa tarantula harus dijemur?
S: tarantula tidak perlu dijemur, tarantula mahluk nocturnal. jika enclosure atau kandang tarantula terkena cahaya lampu langsung maupun tidak langsung, berilah mereka hiding cave(tempat ngumpet)

U: apa tarantula bergelantungan dengan jaringnya seperti laba laba?
S: tidak, jaring mereka biasa untuk mendeteksi adanya mangsa/predator & daerah teritorial mereka

U: abis mindahin tarantula ke kandang baru kok dia seneng manjat manjat & nemplok di dinding kandang ya?
S: mereka butuh adaptasi dengan lingkungan baru mereka, jangan mengganggu mereka memanjat, jika diganggu kemungkinan dia jatuh.. seminggu juga mereka sudah normal kembali

U: kalo begitu tarantula bahaya dong ya kalo jatoh?
S: untuk type terrestrial biasanya lebih lemah dari arboreal. jangan sampai tarantula anda terjatuh dalam ketinggian diatas 5cm. karena bisa berpengaruh pada organ organ tarantula. jika terjatuh saat abdomen sedang full/gendut bisa kemungkinan pecah & mati.

U: kok tarantula saya ga gerak tapi dia terbalik gitu ya?
S: selamat, tarantula anda sedang molting/ganti kulit. biarkan saja hingga dia melepas kulitnya. jangan meninggalkan kulit tarantula di dalam kandang, kulitnya bisa anda simpan atau buang.


Referensi foto dari google. Tarantula Molting
U: apa tarantula perlu suhu dingin atau panas ya?
S: tarantula lebih bagus suhu udara panas antara 23 - 28 derajat. suhu lingkungan berpengaruh terhadap pertumbuhan tarantula, kalo suhu dingin, cenderung pertumbuhannya sangat lama. bahkan suhu yang sangat dingin pun akan membunuh tarantula

U: tarantula saya kok disemutin terus ya?
S: harap cepat cepat mengusir & jauhkan dari sarang semut, bisa mati di kroyok semut. beri kapur pada bagian kaki kaki meja, jika tarantula anda ditaro diatas meja atau taro tatakan air di kaki kaki meja anda agar semut tidak memanjat.

U: apa tarantula bisa digabung dalam 1 kandang?
S: sangat tidak diharapkan untuk menggabung jenis apapun. maupun sejenis, karena mereka akan berkelahi & salah satu dari mereka akan luka parah hingga mati. hanya jenis tertentu saja yang bisa communal seperti M.Balfouri & Poecilotheria. tentu saja ada syarat khusus, persediaan makanan tidak boleh kosong untuk menghindari kanibalisme. walaupun harus banyak persediaan makanan, dengan kata lain anda sama saja 'power feed' tarantula anda.


Referensi foto dari google. Poecilotheria communal
U: apa sih power feed itu?
S: pemberian makan secara terus menerus. tidak di jeda waktu pemberian makan 3 hari sampai seminggu. jadi kita beri makan, ketika makanannya abis, kita kasih lagi. begitu seterusnya hingga menjelang tarantula molting. biasanya kasus seperti ini oleh keeper yang tidak mau sabar menunggu tarantulanya besar. banyak kekurangannya dari pada kelebihannya.
1. memperpendek umur tarantula seperti contoh, aslinya bisa 30 tahun, karena di power feed, masa panjang hidup hanya mencapai belasan tahun.
2. tarantula kemungkinan bisa nyangkut pada saat molting
3. ukuran tarantula yang tidak tentu
kelebihannya mungkin hanya akan cepat besar saja.

U: bahaya ga kalo misalkan kamar kita banyak nyamuk terus kita semprot pengusir nyamuk?
S: jangan pernah menyemprot pengusir serangga apapun di dalam kamar. sangat berpengaruh pada tarantula juga. bisa mati

U: cara nernakin tarantula gampang gak?
S: menurut saya breeding tarantula itu sulit.. kenapa? kita harus tau fisik jantan dan betinanya untuk memperkirakan presentase kesuksesan breeding. saya pun belum berani untuk breed haha..

U:apakah tarantula bisa di hybrid?
S: tidak boleh & sangat dilarang untuk hybrid. Karena akan merusak Gen Tarantula dan banyak kekurangannya dari hasil hybrid. Tidak perlu dijelaskan mengapa sangat dilarang hehe intinya tidak boleh di hybrid.

U: terus saya suka liat liat di google keywordnya “Brachypelma” suka ada yang jenisnya sama ya? itu hybrid dong?
S: tergantung penemuannya dimana, memiliki kemiripan tidak berarti itu hybrid. Contoh umumnya Grammostola rosea & Grammostola Porteri. Nama latinnya aja udah beda, berarti ga bisa di hybrid dong.. biar alam aja yang menentukan jenis baru. Dan para keeper yang akan menjaga jenis tersebut. Kurang lebihnya begitu gan.

U: aduh tarantula saya kabur dari kandang.
S: segera melakukan pencarian & tutup ruangan jangan sampe ada celah sedikitpun dari ruangan tersebut. cari di sela sela lemari, kolong lemari, atau celah celah sempit. tarantula belum tentu bisa bertahan di luar kandang, terancam oleh predator lain seperti cicak dan juga berbahaya untuk peliharaan kita yang lain seperti kucing atau anjing. racun tarantula memang tidak berbahaya untuk manusia, tapi anti body setiap mahluk berbeda. Bisa di coba dengan cara ini, pernah ada yang share & bisa dicoba siapa tau tarantulanya balik lagi. Yang pertama, siapkan 1 tempat kecil bisa dibuat dari kerdus/karton buat seperti tempat mengumpat tarantula/ hiding cave. Di dalam hiding tersebut taro waterdish gunanya untuk menjaga kelembaban dalam ruangan hiding tersebut. Tarantula seneng sama lingkungan yang lembab, kadang mereka suka ngumpet di kamar mandi atau sela sela yang menurut mereka aman

Sumber : http://lutfanfatoni.blogspot.com/2014/06/tips-trick-untuk-pemula.html

Tarantula Lasiodora parahybana

Nama umum: Salmon Brasil pink
Adat: Brasil
Habitat: Sebagian besar Brasil memiliki suhu rata-rata tahunan yang tinggi, di atas 22 ° C (72 ° F). Hanya di Selatan dan di ketinggian tertinggi tidak jatuh rata-rata di bawah ini.
Iklim tropis basah mencirikan banyak Brazil utara, dengan curah hujan yang melimpah dan sedikit atau tidak ada musim kemarau. Suhu rata-rata 25 ° C (77 ° F). Curah hujan rata-rata sekitar 2.200 mm (sekitar 90 in) per tahun. Lebih dari pusat curah hujan Brasil lebih musiman, karakteristik iklim sabana. Delapan puluh persen hujan turun di musim panas (Oktober sampai Maret). Di sini rata-rata curah hujan sekitar 1.600 mm (sekitar 60 in) per tahun. Di pedalaman Timur Laut, curah hujan musiman bahkan lebih ekstrim. Wilayah semi kering menerima kurang dari 800 mm (30 in) hujan, yang jatuh dalam periode dua atau tiga bulan.
Di Tenggara iklim tropis dimodifikasi oleh elevasi, dengan suhu musim dingin rata-rata di bawah 18 ° C (64 ° F) dan curah hujan rata-rata sekitar 1.400 mm (sekitar 55 in) terkonsentrasi di musim panas. The South memiliki kondisi subtropis, dengan suhu rata-rata di bawah 20 ° C (68 ° F) dan musim dingin yang sejuk.
Temp / kelembaban: 75 ° -80 ° / 65% -75% kelembaban saya menjaga suhu spesies ini pada 78 ° derajat dan kelembaban 70%.
Lampiran: Ini adalah burrower oportunistik. Sebagai spiderling, saya menggunakan botol yang akan memungkinkan setidaknya tiga inci (3 ") dari substrat untuk menggali. Sebagai sub-dewasa-dewasa saya menggunakan terarium yang akan memungkinkan setidaknya empat inci (4") dari substrat
Substrat: Saya menggunakan empat inci substrat. (Saya menggunakan campuran gambut, vermikulit, sabut kelapa dan kotoran untuk ketegasan, sebagai substrat).
Retreat / Hide: Tempat kulit untuk menyembunyikan pemula liang
Konsumsi Makanan: Aku makan lalat baru saya spiderlings buah lahir. Ketika mereka mencapai 1/2 "Saya memperkenalkan jangkrik bayi. Dewasa saya Brasil Salmon Pink, saya memberikan dua (2) kecoak satu inci B. dubia atau 10 jangkrik dewasa mingguan. Spesies ini adalah pemakan besar, dan menyerang mangsanya dengan balas dendam. aku juga memberinya satu kelingking-mouse atau rumah tokek sekali setahun untuk berbagai.
Persyaratan Air: Saya menyimpan hidangan air di dalam tangki. Aku belum pernah melihat minuman saya. Saya juga mengurangi setengah dari substrat dalam terarium dengan meluap hidangan air, daripada aku biarkan mengering.
Laju Pertumbuhan: Tingkat pertumbuhan untuk spesies ini adalah media-cepat. Dengan pemanasan yang tepat dan makan mungkin mencapai panjang kaki empat inci dalam waktu satu tahun.
Dewasa Ukuran: Saya membaca bahwa spesies ini bisa mencapai panjang kaki sepuluh inci (10 ") The Salmon Brasil pink saingan T. blondi dalam ukuran Setelah tujuh (7) tahun gadis tertua saya hanya delapan inci (8..") . Saya suka bulkiness dari laba-laba tersebut. Mereka adalah abu-abu arang kaya dengan rambut merah muda kemerahan pada bagian perut, maka nama umum.
Temperamen: Ini adalah tarantula berani, tapi tidak agresif sebagai orang dewasa. Ini sangat jarang menggunakan pose defensif, melainkan akan mundur daripada berdiri dan melawan. Mereka tidak gugup, dan setiap kali saya membuka tutupnya untuk kandang mereka, mereka segera mulai berjalan keluar dari kandang mereka. Karena perilaku ini, saya menangani tarantula ini lebih dari yang lain dan mereka jarang menendang urticating rambut.
Komentar: Ini adalah makan T. agresif Mereka tidak pernah menolak makan kecuali dekat meranggas a. Jika Anda ingin tarantula besar yang mudah untuk merawat, dan kuat, ini adalah jenis untuk Anda. Ini adalah tampilan laba-laba yang baik juga. Saya akan merekomendasikan spesies ini selama Theraphosa Blondi setiap hari. Ini adalah harus memiliki spesies.

Wednesday, September 17, 2014

Tarantula dan Pemeliharaannya

Apa sih Tarantula itu?

Sebagian besar dari kita masi belum jelas tentang apa sih itu tarantula.
Tarantula itu ada lah hewan dari keluarga arachnid yang bisa dibilang cukup berbeda dengan arachnid pada umumnya. Ukuran tarantula dapat jauh melebihi laba2 pada umumnya.. kalau laba2 umumnya kita lihat memiliki besar sejari tengah terhitung dari ujung kaki ke kaki, kalau tarantula bisa menembus ukuran 20cm dari rentan kaki ke kaki nya.. Woooow besar amat, bisa dibayangin kalau agan jalan2 ke hutan terus ketimpahan tarantula segede gitu dan nempel dikepala.. hahaha



Dan mitos2 yang banyak beredar tentang tarantula adalah mereka dapat membunuh manusia dengan racunnya. Kenyataannya adalah tidak. Riset membuktikan kalau tidak ada orang didunia yang mati karena gigitan tarantula, karena gigitannya hanya mematikan bagi hewan2 kecil yang menjadi mangsanya seperti serangga, dan tikus2 kecil.


Yang menarik dari tarantula adalah warnanya yang sangat beragam dari orange, merah, hitam, putih, biru, pink, bahkan ungu sekalipun. Beberapa jenis diantaranya bahkan sangat jinak dan bisa di pegang oleh manusia.
Pada dasarnya tarantual dibagi menjadi 2 jenis, new world dan old world

1. Old World
J
enis ini tersebar luas di kawasan Asia Pasifik, dengan ciri2 bulu di badannya yang tidak terlalu banyak dan sifatnya yang sangat galak, dimana dia akan menggigit apa saja yang ada didekatnya
 2.New World
Jenis ini tersebar luas di kawasan Amerika dan sekitarnya, dengan ciri2 bulu2 yang lebih lebat dan cenderung lebih tenang terhadap manusia, dimana pertahanannya lebih kepada melepas bulu2 yang membuat gatal daripada menggigit.

 dan dari kedua jenis tersebut dapat dikategorikan menjadi 2 golongan besar:

1. Golongan terrestrial
Dimana tarantula terrestrial lebih suka berdiam diri di tanah dan menggali lubang, disekitar lubangnya dia akan membuat benang2 sutra dimana ketika ada serangga lewat, tarantual dapat merasakannya dari benang2 sutra yang sangat tipis tersebut dan dalam hitungan detik, HAP!! serangga langsung di sergap2. Golongan Arboreal
Tarantula Arboreal lebih suka dengan tempat2 ketinggian seperti di pepohonan, tarantula arboreal memiliki rentan kaki yang lebih panjang ketimbang yang terestrial, dan kecepatannya jauh lebih cepat dari yang terestrial.

 Beberapa hal yang menarik tentang tarantula :

1. Tarantula dewasa dapat tahan tidak makan dalam kurun waktu 1 tahun!!
2. Umur tarantula ternyata tidak singat seperti yang kita bayangkan laba2 pada umumnya, kisaran umur jantan 5 taunan dan betina dapat mencapai 20 tahun!!
3. Kaki tarantula yang putus dan terluka dapat beregenerasi pada penggantian kulit berikutnya, dan dapat tumbuh seperti sedia kala
4. Tarantula menjadi hewan yang dilindungi dikawasan amerika, dimana ada aturan dari CITES, tarantula tidak boleh ditangkap dan diperjual belikan, hanya yang tarantula dari penangkaran yang boleh diperjual belikan.
5. Walaupun tubuhnya terbilang cukup besar, jenis tarantula tertentu dapat berlari dengan kecepatan yang tidak kita duga

Tahukah agan2 semua kalau beberapa tahun belakangan initarantula menjadi salah satu hewan favorit untuk di jadikan pet di daerah khususnya Amerika, karena tarantula dianggap sebagai hewan peliharaan yang eksotis, dan perawatannya yang cenderung lebih simpel dan tidak memakan waktu daripada hewan peliharaan pada umumnya. Dan perlu diketahui harga tarantula di pasaran bisa dibilang tidak murah berkisar dari $30 - $500 untuk jenis yang langka dan bisa dibilang sebagai kolektor item.
 Kecuali jenis Selocosmonia Javanensis harga cuman 15000 / ekor

Berikut hal yang perlu  diperhatikan dalam memelihara Tarantula

Kandang / Enclosure

Tarantula besar biasanya dipelihara di aquarium yg tertutup tapi ada lubang buat sirkulasi udara.
Kalo masih kecil biasanya pakai tempat pet yg dari mika/acrilic (biasa dijual di tempat reptil/ikan, bilang aja pethome merk multi, paling kecil ukuran no 1), kalo masih kegedean bisa pake apa aja yg penting ada tutupnya dan dibolongin buat sirkulasi udara.

Ukuran kandang disesuaikan dengan ukuran tarantula, perbandingan panjang 2,5 kali legspan,lebar 1,5 kali legspan, tinggi tergantung jenis tarantulanya.
Kalau terresterial dan burrower, tinggi dari media ke langit2 kandang sedikit lebih tinggi dari legspan, karena untuk jenis terresterial/burrower abdomennya lebih besar, jadi kalo jatuh dari tempat tinggi bisa fatal.
Kalau arboreal malah butuh tinggi, luas tidak masalah yg penting cukup tinggi karena memang tempat hidupnya di atas tanah.
(legspan = ukuran dari ujung kaki ke ujung kaki terjauh, asumsi kaki direntangkan)

Media di kandang, umumnya pakai cocopeat karena murah, cocok dan banyak tersedia.
Alternatif lain bisa pakai peatmoss (dulu di ace ada, sekarang udah ga ada...).

Kasih tempat minum, jangan sampe kegedean, jgn lebih lebar dari badan tarantula. Jangan kedaleman jg, pake tutup botol aqua bisa.
kalo tarantulanya masih kecil, spray aja ke pinggiran pethome (jangan spray ke tarantulanya).

Pakan

Sebaiknya serangga/ulat saja, kalo ga salah dikasih pinkies bisa bermasalah.
Jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman, bisa dibeli di tempat jual makanan burung, murah meriah.

Sebaiknya juga dipelajari cara piara jangkrik/ulat hongkong/jerman ini karena sekali beli kan Rp 1.000 aja udah banyak, bisa buat waktu lama (kecuali tarantulanya banyak).
Lagian kalo ga mati2 kan belinya ga usah berkali2.

Kasih makan ada yg bilang tiap hari, ada yg bilang 3 hari sekali, dari care sheet katanya 8 kali per bulan, dan memang untuk hewan manapun power feeding bisa bikin umur pendek.

Penting!: jangan tinggalin makanan kalo tarantula ga mau makan, takutnya udah mau molt (ganti kulit), jangkrik bisa membunuh tarantula yg lagi molt. 


 Perawatan

Jaga kebersihan kandang, kalo ada kotoran tarantula diangkat aja sama media sekitarnya supaya ga timbul jamur, dsbnya.
Minum tetap ada, tarantula yg dehidrasi bisa bermasalah apalagi waktu mau molting.
Sebaiknya jangan handle tarantula, karena berbisa (belum ada yg tewas karena gigitan tarantula katanya sih...).
Selain itu untuk tipe terresterial/burrower kalo jatuh dari tempat tinggi bisa berakibat fatal (abdomen pecah, dsb), kalo tipe arboreal sangat gesit, susah nangkepnya kalo kabur.

Penting! : Jangan pernah menghandle tarantula yang memasuki masa pre-molt karena tarantula dalam masa premolt cenderung pasif. Ketika dia disenggol atau diganggu premolt bisa gagal dan tarantula akan mati

Tarantula pemula

Tarantula pemula biasa yg gerakan lambat, tidak agresif dan gampang piaranya (low maintenance).
Biasanya kalo tarantula baru suka mau dihandle, kalo agresif atau bergeraknya cepet ntar malah panik, bisa2 jatuh dan mati.
Jenis seperti yg udah disebutin bro otosan, genus Brachypelma (genus ini warnanya bagus2 dan jinak) dan Grammostola (bisa lumayan gede dan jinak).

Molting

Molting adalah proses ganti kulit, biasanya kalo dalam masa pertumbuhan abis molting ukurannya akan lebih besar.
Waktu lagi molting umumnya tarantula akan terbalik, perut menghadap ke atas, kondisi begini wajar dan jangan diganggu, dalam kondisi ini tarantula sangat lemah, jangkrik juga bisa buat fatal.
Ciri2 mau molting umumnya tarantula tidak mau makan, abdomen berwarna lebih gelap dan kurang aktif.

Penting! : Habis molting jangan langsung kasih makan, karena exoskeleton (kulit luarnya, termasuk taring) masih lunak jadi bahaya, tunggu +-seminggu (tergantung ukuran jg sih...kalo sling 1-2 hari abis molting udah mau makan).

Sling adalah singkatan dari spiderling, baby spider, warna dewasa belum terlihat.

Efek dan Penanganan Gigitan Tarantula

Tarantula sekarang sudah mulai dipelihara sebagai hewan peliharaan. Memelihara tarantula tentu saja bukan tanpa resiko. Jika kurang berhati-hati maka dapat tergigit oleh tarantula yang dipelihara. Jika tergigit tarantula yang terkenal sebagai laba-laba berbisa ini apa yang harus dilakukan?

Tidak ada laporan orang mati karena racun tarantula (theraphosidae). Yang harus diwaspadai adalah infeksi akibat gigitan dari mulut tarantula yang bisa jadi mengandung bakteri berbahaya, seperti tetanus, dan bakteri lainnya. Namun, kalau sudah vaksinasi lengkap seharusnya tidak masalah. Kalau untuk berjaga-jaga boleh dan sangat disarankan ke dokter.

Gigitan tarantula pada umum tidak akan menimbulkan efek yang fatal kecuali jika terjadi alergi. Ada baiknya racunnya segera dikeluarkan, dengan cara memencet bagian yang digigit sampai darah keluar atau mungkin cara lain.

Efek gigitan tarantula (apabila tidak alergi) biasanya sakit mirip disengat lebah, area yang digigit jadi merah dan panas. Tergantung tingkatan racunnya (tiap spesies mengandung tingkat racun yang berbeda, rendah, sedang, tinggi), efek racunnya berbeda. Untuk tarantula dengan tingkat racun sedang sampai tinggi, kram otot selama beberapa hari sangat mungkin terjadi.

Alergi
Alergi kasus yang jarang, namun tentu bukan mustahil terjadi. Efek alergi antara lain:
•    Sesak nafas
•    Cardiovascular collapse (reaksi ekstrim)
•    Kelopak mata bengkak
•    Rasa gatal
•    Tekanan darah rendah
•    Denyut jantung cepat
•    Ruam kulit
•    Bengkak di tempat gigitan
•    Pembengkakan bibir dan tenggorokan
Jika setelah tergigit dan muncul salah satu atau beberapa efek alergi (symptom) seperti di atas, segeralah pergi ke dokter.

Perawatan darurat di rumah
Keluarkan racunnya dengan memencet daging sampai darah keluar atau mengeluarkan racun dengan metode lain. Cuci area gigitan dengan air dan sabun. Tempatkan es (tidak secara langsung, namun di wrapped dulu menggunakan kain) di area gigitan selama 10 menit, kemudian lepaskan selama 10 menit. Begitu seterusnya. Sebaiknya segera ke dokter. Jika ada masalah dengan aliran darah, maka waktu menggunakan es harus dikurangi.

Sebelum ke dokter, informasi yang harus diketahui adalah:

1. Umur, berat dan kondisi pasien
2. Nama laba-labanya (nama latin)
3. Waktu tergigit

3 Tarantula Terbesar di Dunia

1. Poecilotheria rajaei


Siap lompat dan nemplok di mukamu
Poecilotheria atau yang biasa disapa akrab Pokie adalah genus tarantula arboreal yang terkenal super gesit dan berbisa kuat. Artikel ilmiah tentangnya pertama kali dipublikasikan oleh British Tarantula Society tahun 2012. Tarantula ini diduga hampir punah karena habitatnya yang rusak karena perang dan penggundulan yang memaksa mereka mengungsi ke gedung-gedung tua.

Oiya ukurannya belum ya? Well, rentang kakinya bisa mencapai 20cm bahkan lebih. Bisa buat topeng tuh untuk nutupin muka :))
 

  2. Lasiodora parahybana

GUEDEEE!
Tarantula asal Brazil ini biasa dikenal dengan nama Salmon Pink Birdeater. Betul sekali, birdeater. Saking besarnya burungpun bisa dia makan. Di alam bebas, jika kekurangan pasokan serangga untuk dimakan mereka juga tidak segan-segan memburu hewan lainnya. Dari tikus sampai kodok yang gedepun masuk.

Ukurannya? Hingga 25cm. Yaps, hampir sepanjang dua telapak tangan kita. Walaupun bisanya tidak terlalu kuat, jangan harap digigit taring sepanjang 4cm itu tidak sakit.
 
  3. Theraposa blondi 
 

Terbesar dan terberat. Rekor tersebut dipegang oleh Theraposa blondi atau Goliath Birdeater asal hutan tropis Amerika Selatan. Nggak tanggung-tanggung, ukurannya bisa melebihi 2 telapak tangan kita. Di alam bebas, menu makannya sangat bervariasi. Karena susah menemukan serangga yang bisa bikin dia kenyang, ularpun bisa dibabat sama si blondi

Mirip dengan si parahybana, taringnya juga bisa mencapai 4cm. Bisanya sedang, tetapi urticating hairnya dikenal sebagai yang terparah di kalangan tarantula New World. Yang lebih seramnya? Tarantula ini mampu mendesis lumayan keras yang bisa terdengar hingga jarak 4 meter!

Monday, September 15, 2014

5 Tarantula Terbaik untuk Pemula

1. Brachypelma albopilosum


Gatel deh rasanya pengen rebonding
Ini dia si albo atau yang biasa dikenal sebagai Honduran Curly Hair. Tarantula ini adalah Brachypelma termurah di Indonesia, karena sudah berhasil di ternakkan oleh salah satu breeder dalam negeri. Memang sih bukan yang tercantik dari Brachypelma, tapi dengan kurang dari Rp100.000 kamu dah bisa sikat sling 1cm-an nya, beda dengan saudara-saudara lainnya yang minimal harus kamu maharin slingnya lebih dari Rp150.000.

Selain itu, kelebihan spesies ini adalah bulunya yang keriting, nggak ada jenis lain yang menandingi. Perawatan tentu nggak ribet karena nggak butuh kelembapan tinggi. Bisanya juga tergolong lemah.

   2. Lasiodora parahybana

Ini bukan mainan!
Ini dia salah satu tarantula impor terpopuler di Indonesia, Si parahybana atau salmon pink birdeater ini mulai populer di tahun 2013 setelah ada peternak lokal yang berhasil. Harganya pun tergolong sangat murah untuk tarantula impor, tidak lebih dari Rp70.000 untuk seekor sling atau anakan 1cm-an.

Selain itu, tarantula dari Amerika Selatan ini terkenal sebagai tarantula terbesar ke-3 di dunia setelah Theraposa blondi dan Theraposa stirmi. Pertumbuhannya sangat cepat dan mayoritas jinak.

   3. Grammostola rosea

Merah merona....
Jenis favorit ane yang satu ini sangat populer di dunia. Banyak para ahli tarantula yang memelihara si rosea ini sebagai langkah awalnya masuk ke hobi tarantula. Seperti namanya rosea, tarantula ini dikenal sebagai Chilean Rose Hair. Kelihatan kan merahnya?

Tarantula ini terkenal sangat jinak dan kalem. Harganya standar di atas Rp150.000 untuk sling berukuran 2cm. Ane sendiri punya satu di rumah, favorit nih! Dia juga terkenal suka puasa dalam waktu panjang, hingga berbulan-bulan!

   4. Selenocosmia javanensis

Si tarantula jawa nemplok di batang kayu
Tarantula jawa ini adalah 1 dari 2 tarantula Old World yang ane masukin ke list rekomendasi. Kenapa ane rekomendasikan? Karena harganya MURAH. Dengan Rp100.000 kamu udah bisa bawa pulang tarantula Jawa ukuran lebih dari 12cm.

Tapi jangan salah, walaupun di sini harganya murah, di luar negeri harganya selangit! Dengan pelihara si javanensis ini kamu juga bisa belajar pelihara tarantula yang defensif dan galak, dijamin lancar pelihara tarantula lainnya kalo dah berhasil pelihara ini :D

   5. Pterinochilus murinus

Hati-hati, senggol = bacok!!
Nih tarantula sangat populer di kalangan hobbyist. Lebih sering disebut OBT (Orange Baboon Tarantula atau Orange Bitey Thing) karena warnanya yang orens menyala dan temperamennya yang galak serta gerak cepat. Tarantula ini masuk ke Old World karena berasal dari Afrika.

Kenapa tarantula ini ane rekomendasikan? Karena perawatannya PALING MUDAH! OBT sangat kuat dan nggak gampang mati, kamu kasih di tempat lembab dia bisa hidup, kamu kasih di tempat kering dia bisa hidup. Warnanyapun cantik, cuma kamu harus lebih hati-hati kalo mau pelihara OBT, lebih baik dari ukuran anakan biar nggak kaget cepet dan galaknya.

Wednesday, September 10, 2014

Cocopeat untuk Kandang Tarantula

Cocopeat untuk Kandang Tarantula - Tarantula termasuk binatang yang tidak membutuhkan tempat tinggal berukuran besar. Bahkan bekas tempat minum / makan plastikpun bisa kita pakai sebagai kandang tarantula,  asalkan terdapat lubang udara yang cukup banyak (tidak besar) untuk tarantula tersebut bernafas. Walau begitu, tentu kita ingin tarantula kita mempunyai kandang tarantula yang cantik dan indah serta sesuai dengan kebutuhan hidupnya.




Cara Membuat Kandang Tarantula
Kandang tarantula bisa menggunakan media apa saja, bisa terbuat dari kaca seperti tangki reptil / ular, dari plastik dll. Yang harus diperhatikan adalah kebutuhan hidup di dalamnya. Kandang tarantula di anjurkan juga tidak terlalu besar, kandang ukuran 20cm X 20cm sudah cukup untuk 1 ekor tarantula.

Ukuran Kandang Tarantul
Ada beberapa ukuran baku besar kandang tarantula yang bisa di ikuti. Bagi tarantula jenis Terrestrial (Ground Dwelling / Burrowers), ukuran baku kandang adalah sebesar 2X lebar tarantula dan 3X panjang tarantula terrestrial dengan kedalaman substrat mencapai 3 hingga 5 inchi yang digunakan sebagai tempat “mengubur diri”. Namun bagi tarantula jenis Arboreal (Tree Dwelling / Climbers), ukuran baku kandang agak sedikit berbeda.  Disini tinggi lebih penting daripada panjang. Ukurannya adalah sebesar 2X lebar tarantula dan 3X tinggi tarantula dengan kedalaman substrat mencapai 2 hingga 3 inchi saja.

Cocopeat untuk Kandang Tarantula
Banyak perdebatan yang masih terjadi di forum-forum internasional mengenai masalah substrat yang paling cocok untuk tarantula. Sejauh ini hasil terbaik adalah menggunakan coconut fiber sebagai substrat kandang tarantula, cocopeat atau vermiculite (non industrial) yang keduanya sering dipakai sebagai media tanaman organik dan gampang diperoleh. Cocopeat murah juga dapat dibeli dari kami via online (pesan cocopeat).

Selain cocopeat, ada juga yang menggunakan campuran 50:50 tanah dan cocopeat, namun harus pastikan jika tanah yang dipakai bebas dari pestisida dan segala macam jenis pupuk buatan. Sebab kandang tarantula bersifat lembab alias mengandung uap air, maka tanah yang tercemar oleh pestisida ataupun pupuk buatan bisa dengan mudah meracuni tarantula tersebut melalui udara.

Sangat tidak dianjurkan memakai serpihan kayu atau pasir. Namun jika kita tetap ingin memilih serpihan kayu/bubuk kayu sebagai media substrat, pastikan tidak menggunakan kayu cedar yang memiliki insektisida alami yang bisa membius tarantula jenis Terrestrial dengan baunya. Dilarang juga menggunakan kayu pinus yang memiliki getah berbahaya bagi tarantula jenis Arboreal. Media pasir sebagai substrat juga merupakan pilihan yang salah, sebab pasir tidak bisa menjaga kelembaban kandang dengan baik dan menguapkan air secara cepat. Tarantula jenis burrowers tidak akan mau menggali di pasir.

Buat Kandang Tarantula Secantik Mungkin
Kita bisa mendekorasi kandang tarantula kesayangan kita secantik mungkin. Kita bisa memasukan ranting dahan pohon kering yang dipendam setengahnya dalam substrat. Untuk tarantula jenis Arboreal ranting pohon bisa dijadikan sebagai tempat persembunyian. Namun jangan membuat liang buatan pada substrat langsung untuk tarantula kita, biarkan tarantula kita yang menggali sendiri untuk menghindari longsor / runtuhnya substrat.

Tarantula merupakan binatang pemanjat, jadi harus dipastikan kandangnya mempunyai tutup yang aman namun dilengkapi dengan ventilasi udara yang memadai. Pastikan juga kandang tarantula tetap tertutup rapat, jika memungkinkan bisa memakai kunci dan tetap jauhkan dari jangkauan anak-anak. Substrat harus diganti setiap 6 – 12 bulan sekali atau sesuai kebutuhan.

Bagi tarantula lover, semoga artikel cara membuat kandang tarantula ini bisa bermanfaat. Pastikan juga anda mengetahui makanan tarantula kesayangan anda.