Apa sih Tarantula itu?
Sebagian besar dari kita masi belum jelas tentang apa sih itu tarantula.
Tarantula itu ada lah hewan dari keluarga arachnid yang bisa dibilang
cukup berbeda dengan arachnid pada umumnya. Ukuran tarantula dapat jauh
melebihi laba2 pada umumnya.. kalau laba2 umumnya kita lihat memiliki
besar sejari tengah terhitung dari ujung kaki ke kaki, kalau tarantula
bisa menembus ukuran 20cm dari rentan kaki ke kaki nya.. Woooow besar
amat, bisa dibayangin kalau agan jalan2 ke hutan terus ketimpahan
tarantula segede gitu dan nempel dikepala.. hahaha
Dan mitos2 yang banyak beredar tentang tarantula adalah mereka dapat
membunuh manusia dengan racunnya. Kenyataannya adalah tidak. Riset
membuktikan kalau tidak ada orang didunia yang mati karena gigitan
tarantula, karena gigitannya hanya mematikan bagi hewan2 kecil yang
menjadi mangsanya seperti serangga, dan tikus2 kecil.
Yang menarik dari tarantula adalah warnanya yang sangat beragam dari
orange, merah, hitam, putih, biru, pink, bahkan ungu sekalipun. Beberapa
jenis diantaranya bahkan sangat jinak dan bisa di pegang oleh manusia.
Pada dasarnya tarantual dibagi menjadi 2 jenis, new world dan old world
1. Old World
Jenis ini tersebar luas di kawasan Asia Pasifik, dengan ciri2 bulu di
badannya yang tidak terlalu banyak dan sifatnya yang sangat galak,
dimana dia akan menggigit apa saja yang ada didekatnya
2.New World
Jenis ini tersebar luas di kawasan Amerika dan sekitarnya, dengan ciri2
bulu2 yang lebih lebat dan cenderung lebih tenang terhadap manusia,
dimana pertahanannya lebih kepada melepas bulu2 yang membuat gatal
daripada menggigit.
dan dari kedua jenis tersebut dapat dikategorikan menjadi 2 golongan besar:
1. Golongan terrestrial
Dimana tarantula terrestrial lebih suka berdiam diri di tanah dan
menggali lubang, disekitar lubangnya dia akan membuat benang2 sutra
dimana ketika ada serangga lewat, tarantual dapat merasakannya dari
benang2 sutra yang sangat tipis tersebut dan dalam hitungan detik, HAP!!
serangga langsung di sergap
2. Golongan Arboreal
Tarantula Arboreal lebih suka dengan tempat2 ketinggian seperti di
pepohonan, tarantula arboreal memiliki rentan kaki yang lebih panjang
ketimbang yang terestrial, dan kecepatannya jauh lebih cepat dari yang
terestrial.
Beberapa hal yang menarik tentang tarantula :
1. Tarantula dewasa dapat tahan tidak makan dalam kurun waktu 1 tahun!!
2. Umur tarantula ternyata tidak singat seperti yang kita bayangkan
laba2 pada umumnya, kisaran umur jantan 5 taunan dan betina dapat
mencapai 20 tahun!!

3. Kaki tarantula yang putus dan terluka dapat beregenerasi pada
penggantian kulit berikutnya, dan dapat tumbuh seperti sedia kala
4. Tarantula menjadi hewan yang dilindungi dikawasan amerika, dimana ada
aturan dari CITES, tarantula tidak boleh ditangkap dan diperjual
belikan, hanya yang tarantula dari penangkaran yang boleh diperjual
belikan.
5. Walaupun tubuhnya terbilang cukup besar, jenis tarantula tertentu dapat berlari dengan kecepatan yang tidak kita duga
Tahukah
agan2 semua kalau beberapa tahun belakangan initarantula menjadi salah
satu hewan favorit untuk di jadikan pet di daerah khususnya Amerika,
karena tarantula dianggap sebagai hewan peliharaan yang eksotis, dan
perawatannya yang cenderung lebih simpel dan tidak memakan waktu
daripada hewan peliharaan pada umumnya. Dan perlu diketahui harga
tarantula di pasaran bisa dibilang tidak murah berkisar dari $30 - $500
untuk jenis yang langka dan bisa dibilang sebagai kolektor item.
Kecuali jenis Selocosmonia Javanensis harga cuman 15000 / ekor
Berikut hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara Tarantula
Kandang / Enclosure
Tarantula besar biasanya dipelihara di aquarium yg tertutup tapi ada lubang buat sirkulasi udara.
Kalo masih kecil biasanya pakai tempat pet yg dari mika/acrilic (biasa
dijual di tempat reptil/ikan, bilang aja pethome merk multi, paling
kecil ukuran no 1), kalo masih kegedean bisa pake apa aja yg penting ada
tutupnya dan dibolongin buat sirkulasi udara.
Ukuran kandang disesuaikan dengan ukuran tarantula, perbandingan panjang
2,5 kali legspan,lebar 1,5 kali legspan, tinggi tergantung jenis
tarantulanya.
Kalau terresterial dan burrower, tinggi dari media ke langit2 kandang
sedikit lebih tinggi dari legspan, karena untuk jenis
terresterial/burrower abdomennya lebih besar, jadi kalo jatuh dari
tempat tinggi bisa fatal.
Kalau arboreal malah butuh tinggi, luas tidak masalah yg penting cukup tinggi karena memang tempat hidupnya di atas tanah.
(legspan = ukuran dari ujung kaki ke ujung kaki terjauh, asumsi kaki direntangkan)
Media di kandang, umumnya pakai cocopeat karena murah, cocok dan banyak tersedia.
Alternatif lain bisa pakai peatmoss (dulu di ace ada, sekarang udah ga ada...).
Kasih tempat minum, jangan sampe kegedean, jgn lebih lebar dari badan
tarantula. Jangan kedaleman jg, pake tutup botol aqua bisa.
kalo tarantulanya masih kecil, spray aja ke pinggiran pethome (jangan spray ke tarantulanya).
Pakan
Sebaiknya serangga/ulat saja, kalo ga salah dikasih pinkies bisa bermasalah.
Jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman, bisa dibeli di tempat jual makanan burung, murah meriah.
Sebaiknya juga dipelajari cara piara jangkrik/ulat hongkong/jerman ini
karena sekali beli kan Rp 1.000 aja udah banyak, bisa buat waktu lama
(kecuali tarantulanya banyak).
Lagian kalo ga mati2 kan belinya ga usah berkali2.
Kasih makan ada yg bilang tiap hari, ada yg bilang 3 hari sekali, dari
care sheet katanya 8 kali per bulan, dan memang untuk hewan manapun
power feeding bisa bikin umur pendek.
Penting!: jangan tinggalin makanan
kalo tarantula ga mau makan, takutnya udah mau molt (ganti kulit),
jangkrik bisa membunuh tarantula yg lagi molt.
Perawatan
Jaga kebersihan kandang, kalo ada kotoran tarantula diangkat aja sama media sekitarnya supaya ga timbul jamur, dsbnya.
Minum tetap ada, tarantula yg dehidrasi bisa bermasalah apalagi waktu mau molting.
Sebaiknya jangan handle tarantula, karena berbisa (belum ada yg tewas karena gigitan tarantula katanya sih...).
Selain itu untuk tipe terresterial/burrower kalo jatuh dari tempat
tinggi bisa berakibat fatal (abdomen pecah, dsb), kalo tipe arboreal
sangat gesit, susah nangkepnya kalo kabur.
Penting! : Jangan pernah
menghandle tarantula yang memasuki masa pre-molt karena tarantula dalam
masa premolt cenderung pasif. Ketika dia disenggol atau diganggu premolt
bisa gagal dan tarantula akan mati
Tarantula pemula
Tarantula pemula biasa yg gerakan lambat, tidak agresif dan gampang piaranya (low maintenance).
Biasanya kalo tarantula baru suka mau dihandle, kalo agresif atau bergeraknya cepet ntar malah panik, bisa2 jatuh dan mati.
Jenis seperti yg udah disebutin bro otosan, genus
Brachypelma (genus ini warnanya bagus2 dan jinak) dan
Grammostola (bisa lumayan gede dan jinak).
Molting
Molting adalah proses ganti kulit, biasanya kalo dalam masa pertumbuhan abis molting ukurannya akan lebih besar.
Waktu lagi molting umumnya tarantula akan terbalik, perut menghadap ke
atas, kondisi begini wajar dan jangan diganggu, dalam kondisi ini
tarantula sangat lemah, jangkrik juga bisa buat fatal.
Ciri2 mau molting umumnya tarantula tidak mau makan, abdomen berwarna lebih gelap dan kurang aktif.
Penting! : Habis molting
jangan langsung kasih makan, karena exoskeleton (kulit luarnya, termasuk
taring) masih lunak jadi bahaya, tunggu +-seminggu (tergantung ukuran
jg sih...kalo sling 1-2 hari abis molting udah mau makan).
Sling adalah singkatan dari spiderling, baby spider, warna dewasa belum terlihat.