Showing posts with label http://www.facebook.com/andre.stivent. Show all posts
Showing posts with label http://www.facebook.com/andre.stivent. Show all posts

Tuesday, February 23, 2010

Kebakaran di Kampus unsoed Grendeng


Pasca kebakaran yang terjadi di Ruang Anggaran Rutin dan Pembangunan, Gedung Pusat Administrasi Unsoed, pada Hari Sabtu malam, 20 Februari 2010, Pembantu Rektor II Universitas Jenderal Soedirman, Prof.Dr.Ir SNO SUWANDYASTUTI, MS segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menghindari kejadian serupa. Pembantu Rektor II pada Hari Senin, 22 Februari 2010 mengumpulkan segenap jajarannya di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Lantai II, untuk memberikan penjelasan, sekaligus pengarahan tindakan-tindakan yang meski dilakukan pasca kebakaran.

Pembantu Rektor II menjelaskan bahwa kebakaran diduga terjadi karena hubungan listrik arus pendek. Asumsi ini didasari atas kejadian yang terjadi dan latar belakang jaringan kabel di Gedung Pusat Administrasi yang telah berusia sekitar 32 tahun. Patut diduga menjadi penyebab kebakaran juga adalah tikus-tikus yang seringkali menggerogoti kabel-kabel dan menyebabkan korsleting. Sementara itu, kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil Puslabfor Polda JATENG.

Atas kejadian kebakaran tersebut, Pembantu Rektor II menginstruksikan segera melakukan pengecekan jaringan listrik yang ada di Unsoed, dimulai dari Gedung Pusat Administrasi, Gedung Perpustakaan, hingga nantinya ke Fakultas-fakultas. Pembantu Rektor II juga menginstruksikan tindakan preventif dilakukan seluruh karyawan yaitu dengan mematikan semua perangkat yang berhubungan dengan listrik jika sudah tidak dipakai lagi.

Melanjutkan instruksi Pembantu Rektor II, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Drs. SIGIT WIBOWO, DN, MM beserta jajarannya segera melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan. Salah satunya yaitu segera menghubungi PLN dan meminta masukan dalam rangka membenahi listrik di Unsoed. Sarana dan prasarana yang rusak juga akan segera diganti dan diperbaiki. Sementara itu, berkaitan dengan karyawan yang kantornya terbakar, Kabiro AUK menginstruksikan kepada jajaran Kabag Keuangan untuk mengambil langkah-langkah positif dengan mengantisipasi data-data yang hilang agar tetap eksis.

Sementara itu, Kasubbag Anggaran Rutin dan Pembangunan, HIMAWAN, SIP melaporkan bahwa beberapa data penting telah terbackup di Laptop sehingga proses pembayaran gaji, dan keperluan keuangan yang lain tetap dapat dilaksanakan.

Monday, February 22, 2010

Gang yang tak Pernah Sadar di Purwokerto


Gang Prostusi di Purwokerto
Nama tempat ini begitu unik untuk sebuah tempat dimana para lelaki hidung belang dapat memanjakan dirinya pada ranjang hangat nan-empuk para wanita penghuni lokalisasi. Sebuah gang yang bernama Gang sadar yang tidak pernah membuat sadar para penikmatnya dan selalu memberikan candu sensasi yang adiktif pada mereka yang haus akan belaian wanita.

Lokalisasi gang sadar terletak di desa Karang Mangu Kecamatan Baturraden tepatnya di sebelah selatan terminal bus Baturraden. Letaknya yang berdekatan dengan Lokawisata Baturraden dan hotel yang berdiri disepanjang jalan utama menuju Lokawisata Baturraden menyebabkan lokalisasi gang sadar terus berkembang menjadi sebuah kampung yang terdiri atas satu RT yaitu RT 7 RW 2 desa Karang Mangu. Dengan jalan yang sempit mengakibatkan para pelanggan harus berjalan kaki dan tidak boleh menggunakan montor ketika masuk menuju lokalisasi gang sadar kecuali penghuni tetap. Meskipun bukan merupakan organisasi resmi birokrasi akan tetapi kepengurusan di organisasi ini diketuai oleh Harry Utoyo, sekretaris Sarah, bendahara Dartun, bagian keamanan Amir Maruf, bagian humas Darikun, bagian usaha Rudy dan bagian kesehatan Darkim.

Berdasarkan atas hasil wawancara dengan para penghuni lokalisasi tersebut diketahui bahwa setiap PSK mempunyai seorang murcikari sebagai orang tua asuhnya. Setiap PSK dilarang mempunyai 2 orang atau lebih mucikari, setiap mucikari di lokalisasi gang sadar anak-anak asuh tinggal bersamanya dalam satu komplek rumah. Wanita-wanita muda yang datang ke komplek lokalisasi gang sadar sebagian besar mempunyai tingkat pendidikan yang rendah. Sangat dimungkinkan wanita-wanita muda ini terjun ke dunia pelacuran karena kesulitan mereka untuk mendapatkan pekerjaan dengan tidak adanya bekal pendidikan dan ketrampilan. Image masyarakat terhadap para PSK identik dengan wanita yang bodoh dan tidak mempunyai ketrampilan apapun kecuali jasa seks untuk mendapatkan uang demi kelangsungan hidup mereka seperti yang terdapat pada tabel 19. Berdasarkan kenyataan tersebut maka para PSK diberikan pendidikan ketrampilan, misalnya salon kecantikan yang diadakan setiap hari Senin dan menjahit pada hari Rabu oleh tim rehabilitasi yang terdiri dari unsur kampus dan lembaga swadaya masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diperoleh data bahwa mayoritas mucikari adalah perempuan. Dalam menjaga keamanan para mucikari perempuan tersebut menyewa beberapa orang untuk menjaganya. Menurut Harry Utoyo dari jumlah 37 mucikari mayoritas menyewa rumah untuk usaha jasa mereka, hanya ± 6 rumah merupakan milik sendiri. Bagi mereka yang tidak memiliki rumah sendiri harus menyewa rumah dengan harga sewa rumah cukup mahal berkisar antara Rp 7.000.000,- sampai dengan Rp 8.000.000,- pertahun.

Transaksi di lokalisasi gang sadar dilakukan dengan 2 cara yaitu dilakukan oleh pelacur sendiri kadangkala disaksikan oleh mucikari dan melalui perantara. Apabila dilakukan oleh pelacur sendiri maka yang lebih senior berperan menentukan tarif dan siapa yang melayani konsumen. Pendapatan yang diperokleh oleh PSK tidak semuanya dimiliki oleh masyarakat sendiri, tetapi masih dibagi dengan mucikarinya. Mucikari ini yang menentukan tarif PSK yang menjadi anak asuhnya. Biasanya para PSK menyerahkan separuh penghasilanya kepada mucikarinya tapi apabila ada pihak ketiga seperti perantara maka PSK ini menyerahkan sepertiga penghasilanya kepada mereka.

Tata Tertib dalam lokalisasi merupakan aturan baku yang berlaku bagi para PSK dan mucikarinya. Tata tertib merupakan aturan mengenai praktik-praktik yang dilakukan oleh pihak tersebut. Bagi para PSK kebanyakan tata tertib tersebut merupakan ketentuan dalam hal menerima tamu baik waktu, tempat dan sikap serta tingkah laku bahkan sampai sajian-sajian yang mereka keluarkan untuk para tamu yang datang. Mereka harus berpakaian rapi, sopan tidak boleh memakai celana pendek dan tidak diperbolehkan menerima tamu di luar ruangan yang telah disediakan bahkan sampai kelihatan dari luar. Para PSK dilarang melakukan praktik di luar komplek lokalisasi. Apabila ingin meninggalkan komplek lokalisasi harus minta izin dulu pada mucikari dan penjaga pos keamana lokalisasi. Sseperti juga di Lokalisasi Sunan Kuning, setiap PSK harus mengikuti pelatihan ketrampilan maupun pemeriksaan kesehatan atau suntik secara rutin.

Kegiatan rutin yang dilakukan antara para mucikari dengan PSK dalam setiap bulannya yaitu kegiatan pertemuan atau arisan yang dilakukan setiap tanggal 10 untuk arisan para mucikari yang tempatnya bergantian di rumah mucikari sedangkan pada tanggal 20 untuk para PSK tempatnya di wisma pertanian Baturraden.

Berdasarkan atas data dalam angka diketahui bahwa tingkat pendidikan para PSK di lokalisasi gang sadar yaitu lulusan SD 5 orang, SMP 24 orang dan SMA 7 orang. Berdasarkan tabel 19 maka mayoritas pendidikan para PSK adalah SMP dengan minimnya pendidikan mereka maka sulit untuk bersaing dengan lulusan pendidikan tinggi di dalam mencari pekerjaan formal sehingga mereka terjerumus ke dalam protistusi. Umur PSK di lokalisasi gang sadar termasuk dalam perdagangan anak karena terdapat PSK yang berumur di bawah 17 tahun. Dengan perincian umur PSK yaitu 15 tahun 2 orang, 17 tahun 3 orang, 18 tahun 1 orang, 19 tahun 3 orang, 20 tahun 3 orang, 21 tahun 5 orang, 22 tahun 3 orang, 23 tahun 3 orang, 24 tahun 2 orang, 25 tahun 2 orang, 26 tahun 2 orang, 27 tahun 2 orang dan 28 tahun 5 orang. Dengan rata-rata umur PSK berkisar 21 tahun sedangkan yang tertua berumur 28 tahun.

Akibat dari adanya praktik pelacuran adalah menyebarnya penyakit kelamin baik itu diderita oleh PSK itu sendiri ataupun oleh penduduk yang tidak melakukan praktik seks tersebut. Penyakit kelamin yang dapat di derita akibat adanya praktik seks tersebut seperti siphilis dan gonorhea. Mengenai penyakit seperti siphilis dan gonorhea yang memang paling rawan di derita oleh PSK, pada dasarnya penularan penyakit kelamin tersebut tidaklah dominan melalui mereka PSK tersebut bahkan sebaliknya mereka menjadi pihak yang paling rawan terinfeksi penyakit kelamin. Para PSK bisa tertular lewat hubungan seks dengan para lelaki hidung belang yang mungkin mengidap penyakit kelamin akibat melakukan hubungan kelamin dengan sembarang orang sehingga dia terjangkit kemudian menularkan kepada para PSK lain yang menjadi teman main seksnya dan termasuk juga terhadap istri dan anak-anaknya. Penyakit kelamin tidak hanya di derita oleh para PSK baik yang berpraktek di dalam kompleks lokalisasi maupun yang berpraktek secara liar.

Keamanan di daerah lokalisasi melibatkan peran serta dari seluruh penduduk dan penghuni daerah lokalisasi tersebut. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan di lokalisasi. Masyarakat menyadari bahwa lokalisasi merupakan tempat yang rawan bagi terjadinya suatu tindak kekerasan atau kriminalitas karena daerah tersebut merupakan salah satu tempat berkumpulnya para gali yang tentu saja mempunyai relasi khusus dengan para PSK yang ada di komplek lokalisasi gang sadar. Tidak jarang di lokalisasi terjadi keributan karena tamu yang mabuk minuman keras ataupun kejadian lainnya, maka diperlukan petugas keamanan yang melibatkan semua unsur dan lapisan masyarakat untuk berperan serta menjaga keamanan di daerah lokalisasi tersebut.

Sunday, February 21, 2010

Asal usul hari valentine...


Kasih sayang hanya 1 hari 1 malam, oh no...
umat muslim hendaknya pahami asal usul valentine,,
berikut kisahnya....
Valentine, Kisah Pengorbanan si Pendeta Baik hati
Di berbagai belahan dunia, orang beramai-ramai mengamini bahwa tanggal 14 Februari adalah hari Vealentine. Di Indonesia pun, para warganya turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini, meskipun sebenarnya mereka tak tahu pasti mengapa harus ikt merayakan hari tersebut.
Bukankah untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap teman, kekasih ataupun keluarga kita tak perlu menunggu datangnya tanggal 14 februari, kita bisa menunjukkannya setiap hari. Kita juga tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli coklat, bunga dan pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan rasa sayang kita, cukup dengan perhatian yang tulus.
Terlepas dari itu semua, marilah kita kupas secara detail keistimewaan hari Valentine yang kedatangannya selalu membuat dunia menjadi serba merah muda. Beberapa para ahli mengatakan bahwa asal mula Valentine itu berkaitan dengan St. Valentine. Ia adalah seorang pria Roma yang menolak melepaskan agama Kristen yang diyakininya.
Ia meninggal pada 14 Februari 269 Masehi, bertepatan dengan hari yang dipilih sebagai pelaksaan 'undian cinta'. Legenda juga mengatakan bahwa St. Valentine sempat meninggalkan ucapan selamat tinggal kepada putri seorang narapidana yang bersahabat dengannya. Di akhir pesan itu, ia menuliskan : "Dari Valentinemu".
Sementara itu sebuah cerita lain mengatakan bahwa Saint Valentine adalah seorang pria yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjarakan atas kelancangannya membantah titah sang kaisar. Baru pada tahun 496 Masehi, pendeta Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai hari penghormatan bagi Valentine.
Akhirnya secara bertahap 14 Februari menjadi hari khusus untuk bertukar surat cinta dan St. Valentine menjadi idola para pecinta. Datangnya tanggal itu ditandai dengan pengiriman puisi cinta dan hadiah sederhana, semisal bunga. Sering juga untuk merayakan hari kasih sayang ini dilakukan acara pertemuan besar atau bahkan permainan bola.
Di AS, Miss Esther Howland tercatat sebagai orang pertama yang mengirimkan kartu valentine pertama. Acara Valentine mulai dirayakan besar-besaran semenjak tahun 1800 dan pada perkembangannya, kini acara ini menjadi sebuah ajang bisnis yang menguntungkan.
Perlahan semarak hari kasih sayang ini merebak keluar dan menular pada masyarakat di seluruh dunia dibumbui dengan versi sentimentak tentang makna valentine itu sendiri. Bahkan anak-anak kecil pun tertular dengan wabah ini, mereka saling berkirim kartu dengan teman-temannya di sekolah untuk menunjukkan rasa sayang mereka.

Saturday, February 20, 2010

Puluhan Rumah di Purbalingga Terendam Banjir

PURBALINGGA, Sekitar 30 rumah di Kelurahan Bukateja, Kecamatan Bukateja, Purbalingga terendam banjir, Kamis (18/2/2010). Banjir juga menggenangi jalur Purbalingga-Banjarnegara sepanjang 300 meter dengan kedalaman hingga lutut orang dewasa. Akibatnya, banyak kendaraan bermotor mogok dan arus lalu lintas tersendat. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 setelah hujan deras mengguyur wilayah Purbalingga sejak pukul 15.30. Selain karena hujan deras, banjir juga disebabkan kurang berfungsinya saluran drainase di pinggir jalan yang tak mampu menampung genangan hujan."Lihat saja, saluran airnya sangat sempit. Air hujan tak tertampung, makanya meluber seperti ini. Tiap hujan selalu banjir. Kami sudah sering menyampaikan aspirasi ke pemerintah tapi tak pernah ada perbaikan," kata Sutrisno, Ketua RT 04 RW 07 Dusun IV, Kelurahan Bukateja, Kecamatan Bukateja. Luberan air yang tak tertampung drainase juga menggenangi rumah-rumah di sekitar jalan raya. Sutrisno mencatat, ada sekitar 30 rumah di Dusun IV yang tergenang air hingga setinggi lutut orang dewasa. Edi Suwarso (50), warga Dusun IV yang rumahnya ikut terendam menuturkan, sebelum tahun 1990-an, wilayahnya tak pernah banjir seperti sekarang. Pasalnya, di sepanjang jalur yang kini banjir kala itu masih terdapat gorong-gorong peninggalan zaman Belanda. Namun, saat jalan nasional itu diperbaiki sekitar tahun 1997, gorong-gorong tersebut ditutup.

Wednesday, February 17, 2010

TeNTaNg aQw


alt="Glitter Photos" border=0 />

[Glitterfy.com - *Glitter Photos*]

Nama saya Andrie, usia 18 tahun dengan tinggi 174 cm, berat 60 kg,kulit putih, asli orang Purbalingga, sekarang tinggal di purwokerto, Saya ingin mengeluarkan gelisah hati yang saya pendam, mudah-mudahan saya bisa berbagi dengan sekalian...
HP : +6285227323333
,kM BiZa LiaT pRoFiL qW di :
,e-mail : Andry.farera@yahoo.co.id
NiMBuZz : Andry.farera@NiMBuZz,cOm
Mig33 : Andry.farera
Twitter : Andryfarera
http://andryfarera.blogspot.com/
http://www.facebook.com/andre.stivent
http://profiles.friendster.com/andriwahyukurniawan