Crocodile Monitors (Varanus salvadorii) adalah hewan endemik kepulauan New Guinea dan sekitarnya.
Crocodile Monitor dikenal sebagai predator teratas dan biasa ditemukan di hutan hujan.
Crocodile Monitor adalah hewan diurnal dan juga arboreal.
Crocodile monitors memiliki variasi warna & ukuran tergantung dari daerah asalnya.
Crocodile Monitor dikatakan sebagai biawak terpanjang yang bisa mencapai panjang tubuh sekitar 3.5 meter.
Biawak ini pernah diamati pertumbuhannya dan tercatat mereka akan
tumbuh sekitar 2 inci per bulan selama tahun tahun pertama setelah
mereka menetas.
Umur Crocodile Monitors diperkirakan sekitar 10 tahun hingga 15 tahun.
Biasanay yang menyebabkan kematian crocodile monitor adalah
infeksi luka gigitan, benturan pada telur, bwengkak bernanah pada perut
& mulut, lesi otak & hati dan penyakit lainnya.
Kandang crocodile Monitor biasanya lebih tinggi daripada lebar, dan cukup panjang untuk memungkinkan pergerakan biawak ini.
Crocodile monitor dewasa bisa ditempatkan dalam kandang berukuran
18 x 10 x 12 kaki atau lebih besar. Tentu saja yang masih kecil tidak
perlu kandang sebesar itu.
Aksesoris kandang perlu ditambahkan seperti cabang pohon, bebatuan
atau aksesoris lain yang mendukung aktifitas Crocodile monitor ini.
Tempat bersembunyi harus selalu disediakan di atas tanah di dalam
kandang.
Gunakan al;as kandang untuk crocodile Monitor dari tanah, serpihan
kayu yang halus, kerikil, atau serabut kelapa yang intinyaalas kandang
harus bisa mempertahankan kelembaban tanpa menciptakan lingkungan yang
memugkinakna bakteri atau jamur untuk tumbuh, juga yang bisa
menyediakan tempat mendarat yang ‘empuk’ karena Crocodile Monitor suka
meloncat dari tempat yuang lebih tinggi di dalam kandang.
Crocodile monitor jangan dipelihara dalam satu kandang
secara bersamaan, terutama yang berjenis kelamin sama. Jika berencana
untuk menemptakna duia ekor Crocodile monitor dalam satu kandang, beri
sekat kaca supaya Crocodile monitor terbiasa xdengan keberadaan ‘teman
sekandangnya’. Mereka juga harus diawasi dengan dekat selama beberapa
minggu setelah dijadikan satu untuk mengantisipasi adanya penolakan
dari salah satu Crocodile monitor .
Crocodile monitor bisa dipelihara di dalam rumah atau di
kandang terbuka di luar rumah di bawah sinar matahari alami, lampu UV
atau lampu berjemur.
Mereka menyukai suhu untuk berjemur sekitar 110 hingga 120 derajat
Fahrenheit dengan suhu ambiens di kandang 90 derajat Fahrenheit di
siang hari. Buatkan tempat yang lebih digin di dalam kandang untuk
keperluan thermoregulasi Crocodile monitor. Turunkan suhu hingga 70
derajat Fahrenheit saat malam.
Di alam liar, crocodile monitor kebanyakan makan burung
dan mamalia kecil dan kadang kadang ikan. Beri makan binatang pengerat
karena bisa menyediakan sumber gizi yang baik untuk mereka. Berikan
juga ayam, telur rebus & makanan khuisus untuk peliharaan
karnivora. Ikan juga boleh sesekali diberikan. Hati hati saat member
makan, jika perlu gunakan alat bantu untuk memberikan makanan pada
crocodile monitor.
Crocodile Monitor bisa sangat berbahaya bagi yang
memelihara dan harus ditangani dengan sangat hati hati. Jika tergigit
akan mengakibatkan kerusakan jaringan yang cukup dalam, yang
membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Crocodile liar lebih
mudah ‘nervous’ daripada yang dari penangkaran, walaupun keduanya sama
sama tidak bisa ditebak. Tipikal crocodile monitor adalah tidak akan
agresif selama tidak merasa terpojok atau ditangani dengan kasar,
crocodile monitor dinilai sebagai hewanyang selalu awas dan lebih cerdas
dibandingkan dengan jenis biawak lainnya.
Untuk membedakan crocodile monitor jantan atau betina
bisa dilihat dari kepalanya. Bentuk kepala crocodile monitor jantan
lebih besar, lebih tinggi dan lebih lebar daripada yang betina.
Walaupun crocodile monitor jantan memiliki hemipenal bulges yang tidak
terlalu menonjol, betinanya memiliki kelenjar aroma di tempat yang
sama, yang bisa membingungkan saat disexing. Tonjolan Hemipenal tidak
akan terlihat pada biawak yang kegemukan. Memeriksa tingkat
testosterone darah terbukti sempurna untuk mengetahui jenis
kelaminnya.Ccrocodile monitor jantan memiliki tingkat testosterone 10
kali dibandingkan betina.
Biasanya kopulasi atau perkawinan yang menghasilkan telur
yang sehat adalah antara bulan Maret hingga Oktober. Jarak antara
kopulasi dan masa bertelur adalah sekitar 4 hingga 6 minggu, dan akan
menghasilakn 3 kumpulan telur tiap tahunnya. Telur akan dikuburkan di
kotak yang tertanan di atas lantai kandang serta di bawah tanah.
Biasanya untuk alas kotak telur adalah campuran pasir, tanah, lumut
gambut & sphagnum moss. Crocodile monitor betina mungkin akan
menjaga telur telurnya selanma beberapa hari. Masa inkubasinya sekitar 6
hingga 8 bulan.
Crocodile monitor yang baru menetas biasanya diberi makan
jangkrik & pinkies walaupun biasanya mereka tidak mau makan hingga
selam 2 minggu setelah menetas. Selalu sediakan air minum. Perhatikan
benar benar saat member makan karena bisaanya bayi biawak ini sangat
agresif saat diberi makan. Gunakan alas kandang yang aman & tidak
akan tertelan seperti alas dari tikar alang alang.
No comments:
Post a Comment